User: carnage123456 |
Akhil Hayy - Berita Kepada Kawan Akhil Hayy - Berita Kepada Kawan Tags: Akhil Hayy Berita Kepada Kawan aqil hayy rawa nyanyi |
User: embunsemibar |
berita kepada kawan... ebiet g ade ebiet g ade Tags: ary ungdong ebiet g ade pop best solo diva consert live |
User: megatar |
Pengaduan Kepada Allah Video klip ini berdasarkan nasyid dari Nada Murni, "Pengaduan Kepada Tuhan". Lirik nasyid: Tuhan Kau telah memberitahu kami Tentang peristiwa akhir zaman Peristiwa di zaman kami ini Melalui lidah NabiMu Di zaman ini ikhtilaf banyak terjadi Firqah sesat tujuh puluh dua banyaknya AlQuran dijadikan barangan dagangan Isinya sudah tidak dihiraukan Tuhan kekasihMu memberitahu Dunia dijadikan barang yang diburu Muslimin diseksa dan dihina Oleh tangan-tangan kafir durjana Tuhan NabiMu terus bermadah Ilmu Akhirat ditinggalkan orang Ilmu dunia dijadikan rebutan Perempuan-perempuan dijadikan hiasan Rumah-rumah syaitan penuh riang Rumah-rumah Tuhan kosong dan lengang Tuhan yang paling menakutkan NabiMu pernah bersabda Di akhir zaman yang paling jahat 'Ulama yang memandang dunia Tabi'atnya busuk bak bau bangkai Siapa tercium kan mati jiwanya Tuhan NabiMu menyambung lagi Terhadap peristiwa akhir zaman Perempuan hilang malunya Anak tidak hormati ibu bapa Bahkan keduanya dijadikan kuli Atau sudah tidak dipeduli Tuhan penutup kata kami ceritakan Dari lidah Nabi kekasihMu Rezeki yang halal susah dicari Ibarat mencari berlian berharga Tuhan kekasihMu menjanjikan Kedatangan mujaddid baru Muslimin nasibnya akan terbela Rumah-rumah Tuhan penuh riang Rumah-rumah syaitan akan musnah Perempuan-perempuan akan dilindungi Anak-anak soleh dan solehah Kebenaran kan pasti terbukti Tags: Nasyid Allah Pengaduan NadaMurni Nada Murni Akhir Zaman Islam Malaysia Ova Arqam Iktibar Nasihat Insaf |
User: nisha86 |
anak derhaka kepada ibu jadi ikan pari i got tis video clip from a fren . hurm .. it was supposed tat this kid dunno whether from which country was turned into a stingray (ikan pari) after he kicked his mom while she was praying .. ish ish ish Tags: derhaka ikan pari stingray retribution islam sumpah singapore malaysia |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Tauhid (1 of 2) AKIDAH AHLI SUNNAH WAL JAMAAH BERMANHAJ SALAF Mengimani Rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta'ala --------------------------------------- Mengimani sepenuhnya bahwa Dia-lah Robb satu-satunya, tiada sekutu dan tiada penolong bagi-Nya. Robb adalah yang berhak menciptakan, memiliki serta memerintah. Jadi tidak ada Pencipta selain Allah, tidak ada pemilik selain Allah, dan tidak ada perintah selain perintah dari-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman: "Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanya hak Allah. Mahasuci Allah, Robb semesta Allah." [Al A'raaf : 54] "Hai manusia, sembahlah Robbmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa. Dia-lah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." [Al Baqarah: 21-22] Orang-orang musyrik mengakui bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah satu-satunya Robb, Pencipta, yang di tangan-Nya kekuasaan segala sesuatu. Mereka juga mengakui bahwa hanya Dia-lah yang dapat melindungi dan tidak ada yang dapat melindungi-Nya. Ini mengharuskan pengesaan uluhiyah (penghambaan), seperti mereka mengesakan rububiyah (ketuhanan) Allah. "Katakanlah: "Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?" Mereka akan menjawab, "Kepunyaan Allah." Katakanlah: "Maka apakah kamu tidak ingat?" Katakanlah: "Siapakah yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya 'Arsy yang besar?" Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah." Katakanlah: "Maka apakah kamu tidak bertaqwa?" Katakanlah: "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala ssesuatu, sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dililndungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?" Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah." Katakanlah: "(kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?" [Al Mu'minuun: 84-89] "Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka akan menjawab, "Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." [Az Zukhruf : 9] "Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan mereka?", niscaya mereka menjawab: "Allah". Maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?" [Az-Zukhruf : 87] "Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab, "Allah." Maka katakanlah: "Mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?" Maka (Zat yang demikian) itulah Allah Robb kamu yang sebenarnya. Tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?" [Yunus: 31-32] Tags: Quran Sunnah manhaj ceramah salaf mazhab ustaz salafi rasul sunnah bid'ah |
User: klubbkidd |
Dari Fazura kepada forummers CARI Gosip, sekali dengan pujian atau kutukan adalah lumrah dalam dunia artis. Nur Fazura Sharifudin, bakat muda dalam dunia lakonan sentiasa diperhatikan sebagai artis yang kontroversi. Ini pesanan Fazura kepada forummers CARI - Gossip board yang aktif menceritakan mengenainya. Tags: nur fazura sharifudin gol dan gincu kayangan qaisy laila klubbkidd |
User: webtv8 |
Pesanan Tun Dr M kepada Umno/BN Pesanan Tun Dr M kepada seluruh ahli-ahli Umno dan BN Tags: wtv8 umno dr mahathir pilihanraya |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah (1 of 4) Bahaya Hadis Daif dan Palsu Begitu banyak hadis lemah dan palsu beredar dalam masyarakat, maka kami tunjukkan sejumlah hadis-hadis sahih, tentang ancaman yang sangat berat dan azab yang sangat mengerikan kepada para pendusta dan pemalsu hadis atas Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Hadis-hadis tersebut ialah: "... Man kazaba a'laiya muta'ammidan falyatabawwa maq'adahu minannaar". Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam: "Barangsiapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka." [[1]] Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam: "Barangsiapa yang membuat-buat perkataan atas (nama) ku yang (sama sekali) tidak pernah aku ucapkan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [[2]] Dari Salamah bin Akwa, ia berkata. Aku telah mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa yang mengatakan atas (nama)ku apa-apa (perkataan) yang tidak pernah aku ucapkan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [[3]] Kemudian Imam Ahmad meriwayatkan lagi (4/50) dengan lafaz. "Tidak seorangpun yang berkata atas (nama)ku dengan batil, atau (ia mengucapkan) apa saja (perkataan) yang tidak pernah aku ucapkan, melainkan tempat duduknya di neraka". [[4]] Dari Anas bin Malik, ia berkata: "Sesungguhnya yang mencegahku menceritakan hadis yang banyak kepada kamu, (ialah) kerana Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah bersabda: Barangasiapa yang sengaja berdusta atasku (yakni atas namaku), maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [[5]] Dari Abdullah bin Amr, ia berkata. Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah bersabda: "Sampaikanlah dariku meskipun satu ayat, dan ceritakanlah tentang Bani Israil dan tidak ada keberatan (yakni berdosa), dan barangsiapa yang berdusta atas (nama) ku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka". [[6]] Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata. telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. "Janganlah kamu berdusta atas (nama)ku.! kerana, sesungguhnya barangsiapa yang berdusta atasku, maka hendaklah ia memasuki neraka". [[7]] Dari Mughirah (bin Syu'bah) radliyallahu 'anhu, ia berkata, Aku telah mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya berdusta atasku tidaklah sama berdusta kepada orang lain (selainku), maka barangsiapa yang berdusta atas (nama)ku dengan sengaja, hendaklah ia mengambil tempat tinggalnya di neraka". [[8]] Dari Watsilah bin Asqa', ia berkata. telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. "Sesungguhnya dari sebesar-besar dusta ialah, seorang mendakwa/mengaku (berbapak) kepada yang bukan bapaknya (yakni menasabkan diri kepada orang lain yang bukan bapaknya), atau (ia mengatakan) telah diperlihatkan kepada matanya apa yang (sebenarnya) matanya tidak pernah melihat (yakni ia mengaku telah bermimpi dan melihat sesuatu tetapi sebenarnya bohong)." Dalam riwayat yang lain di jelaskan, atau (ia mengatakan), "...telah diperlihatkan kepada kedua matanya dalam tidur (mimpi) apa yang tidak dilihat oleh kedua matanya (yakni ia mengaku telah bermimpi sesuatu padahal dusta), atau ia mengatakan atas (nama) Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam apa yang beliau tidak pernah sabdakan". [[9]] Dari Abi Bakar bin Salim dari bapaknya (iaitu Salim bin Abdullah bin Umar) dari datuknya (iaitu Abdullah bin Umar), ia berkata, Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah bersabda: "Sesungguhnya orang yang berdusta atas (nama)ku akan dibangunkan untuknya satu rumah di neraka". [[10]] [1] H.R. Imam Bukhari (1/36) dan Muslim (1/8) dll. [2] H.R. Ibnu Majah (No. 34) dan Imam Ahmad bin Hambal (2/321) [3] H.R. Imam Bukhari (1/35) dll, diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad (4/47) dengan lafaz yang sama dengan hadis No. 1,4,5,6 & 8. [4] H.R. Ahmad, 4/50. Sanad ini sahih atas syarat Bukhari dan Muslim. [5] H.R. Bukhari (1/35) dan Muslim (1/7) dll. [6] H.R. Bukhari (4/145) dan Tirmizi (4/147 di Kitab Ilmu) dan Ahmad (2/159), 202 & 214) dll. [7] H.R. Bukhari (1/35), Muslim (1/7), Tirmizi (4/142 Kitabul Ilmi), Ibnu Majah (No. 3) dan Ahmad. [8] H.R. Bukhari (2/81), Muslim (1/8) dan Ahmad (4/252). [9] H.R. Bukhari (4/157) dan Ahmad (4/106) dan riwayat yang kedua, dari jalannya. [10] H.R. Imam Ahmad bin Hambal di musnadnya (2/22, 103 & 144) dan sanadnya sahih atas syarat Bukhari dan Muslim. Tags: Mazhab manhaj sunnah salaf salafi rasul bid'ah syiah tarekat imam syafie wahhabi kenduri dahri |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Islam (3 of 3) Bersamaan dengan itu kita harus mengingkari, menolak dan meninggalkan seluruh sesembahan selain Allah. Sebagaimana Allah ta'ala Bersamaan dengan itu kita harus mengingkari, menolak dan meninggalkan seluruh sesembahan selain Allah. Sebagaimana Allah ta'ala berfirman, "Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut (apa saja yang disembah selain dari Allah) dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus." [Al-Baqarah: 256] Adapun kalimat Muhammad Rasulullah memiliki kandungan agar kita membenarkan seluruh berita yang disampaikan oleh beliau, mentaati beliau dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya dan beribadah kepada Allah dengan tuntunan yang telah beliau ajarkan kepada umatnya. Selain itu, kalimat ini berkonsekuensi agar kita mengingkari, menolak dan meninggalkan segala bentuk peribadahan kepada Allah yang dilakukan dengan perkara-perkara bid'ah (perkara baru dalam agama yang tidak pernah dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya) Imam Malik rahimahullah berkata, "Barangsiapa membuat perkara baru di dalam Islam yang dia anggap sebagai kebaikan, berarti dia telah menyangka bahwa Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengkhianati risalah. Karena Allah telah berfirman, "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu.." Maka apa saja yang bukan merupakan agama pada hari itu, pada hari ini pun bukan merupakan agama." Dari sini kita ketahui bahwa Islam yang hakiki adalah dengan merealisasikan dua syahadat ini, melaksanakan tauhid dengan menjauhi syirik dan ittiba' (meneladani, mengikuti dan mencontoh) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan menjauhi perkara bid'ah. Sebagaimana dikatakan oleh para ulama bahwa Islam adalah menyerahkan diri kepada Allah dengan tauhid, tunduk kepada-Nya dengan ketaatan, dan berlepas diri dari kesyirikan, bid'ah dan para pelakunya. Tags: Al-Quran As-Sunnah manhaj ceramah salaf mazhab ustaz salafi rasul sunnah bid'ah negara islam |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Tauhid (2 of 2) Mengimani Uluhiyah/Ubudiyyah Allah Subhanahu Wa Ta'ala ---------------------------------------- Benar-benar mengimani bahwa Dia-lah ilah yang benar dan satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Al-Ilah artinya "al ma'luh", yakni sesuatu yang disembah dengan penuh kecintaan serta pengagungan. "Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada tuhan melainkan Dia. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." [Al Baqarah: 163] "Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan demikian). Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [Ali Imran: 18] "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): 'Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu'." [An-Nahl : 36] "Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, 'Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang haq) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku'." [Al-Anbiya' : 25] Setiap rasul dakwahnya tauhid uluhiyah. Sebagaimana yang diucapkan oleh Nabi Nuh, Hud, Shalih, Syu'aib, dan lain-lain: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagi-mu selainNya." [Al-A'raf: 59, 65, 73, 85]. "Dan ingatlah Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya, 'Sembahlah olehmu Allah dan bertakwalah kepadaNya'." [Al-Ankabut : 16] Dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam : "Katakanlah, 'Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama'." [Az-Zumar : 11] "Maka ketahuilah bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu...". [Muhammad : 19] Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang Lata, Uzza, dan Manat yang disebut sebagai Tuhan, namun tidak diberi hak uluhiyah. "Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya" [An Najm : 23] "(Kuasa Allah) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dia-lah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar." [Al Hajj : 62] Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman tentang Nabi Yusuf yang berkata kepada dua temannya di penjara. "Hai kedua temanku dalam penjara, manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa? Kamu tidak menyembah yang selain Allah, kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu" [Yususf : 40] Oleh karena itu para rasul alaihimussalam berkata kepada kaum-kaumnya: "Sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada Tuhan selain daripada-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?" [Al Mu'minuun : 32] Orang-orang musyrik tetap saja mengingkarinya. Mereka masih saja mengambil tuhan selain Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka menyembah meminta bantuan dan pertolongan kepada tuhan-tuhan itu dengan menyekutukan Allah. Tags: Quran Sunnah manhaj ceramah salaf mazhab ustaz salafi rasul sunnah bid'ah abdul hakim amir abdat |
User: kutumbin |
lagu ditujukan khas kepada siti nurhaliza lagu ditujukan kepada siti nurhaliza dan Datuk K. Tags: siti nurhaliza datukK seksi sexy melayu kahwin skodeng lawak funny mykakis cute comel |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Islam (2 of 3) Hakikat Islam Maksud kembali kepada Islam adalah kembali kepada Islam dengan hakikat yang sebenarnya. Lalu apa hakikat Islam yang sebenarnya? Islam adalah agama yang dilandasi dengan dua kalimat syahadat, laa ilaaha illallah Muhammad Rasulullah. Orang yang beragama Islam adalah orang yang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi selain Allah (laa ilaaha illallah) dan bahwa Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah utusan Allah (Muhammad Rasulullah). Tidak cukup dengan ucapan, dia juga harus memahami, membenarkan, meyakini, menerima, jujur dan ikhlas dalam mengucapkannya, mencintai, tunduk dan mengamalkan kandungan kalimat syahadat ini. Kalimat laa ilaaha illallah memiliki kandungan agar kita beribadah hanya kepada Allah ta'ala, tidak beribadah kepada selain-Nya. Kita pasrahkan diri dan urusan kita hanya kepada-Nya, karena Dia adalah satu-satunya dzat yang menguasai kita, Dialah yang menguasai manfaat dan mudharat pada diri kita. Bersamaan dengan itu kita harus mengingkari, menolak dan meninggalkan seluruh sesembahan selain Allah. Sebagaimana Allah ta'ala berfirman, "Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut (apa saja yang disembah selain dari Allah) dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus." [Al-Baqarah: 256] Tags: Al-Quran As-Sunnah manhaj ceramah salaf mazhab ustaz salafi rasul sunnah bid'ah negara islam |
User: culienpa |
Ustaz Akhil Hayy - Berita Kepada Kawan (LIVE at TUMPAT) Ni masa kat station keretapi kat tumpat.. hidup akih hayyy Tags: Ustaz Akhil Hayy - Berita Kepada Kawan (LIVE at TUMPAT) |
User: mazuki2873 |
JAWAPAN KEPADA BENJAMIN STEPHEN YANG MURTAD 2/7 Benjamin Stephen dikatakan berasal dari Johor dan telah murtad dari Islam. Dia telah menyampaikan ceramah yang menghina Islam dan Muhammad s.a.w., semua dakwaanya adalah palsu dan tanpa dalil. Silalah dengar. Tags: islam kristian christian debate deedat mazuki benjamin muslim muhammad melayu |
User: tvpasmalaysia |
GMI SERAH MEMORANDUM KEPADA KETUA PEMBANGKANG Mansuh ISA:GMI dpt sokongan MP Pakatan Rakyat Tags: tvpas umno pas |
User: kristom1234 |
Ucapan DAFI kepada CANDY Video ini merupakan ucapan DAFI kepada CANDY ketika dia disingkirkan pada konsert af ke-8.. He also tells us about his relationship with candy.. DAFANDY RULEZZZ =) Tags: dafi candy dafandy cafi afextra extended diari af akademi fantasia konsert |
User: LuckyStarian |
Nubhan - Jawapan Kepada Aksi Pelik Pengetua Ramli MS bertanya siapa yang mengajar Nubhan untuk membuat aksi memberi bunga dan sebagainya pada Konsert Ke-4. Tags: Nubhan Akademi Fantasia AF6 Ramli MS Diari Extended Konsert Ke-4 Cikgu Aksi Astro |
User: keadilantv |
AMK | Benteng Kepada Kerajaan dan Rakyat Selangor ... Tags: AMK Selangor Parti Keadilan PKR |
User: tagotigris |
Lagu Warisan-Peringatan kepada orang Melayu Malaysia Anak kecil main api Terbakar hatinya yang sepi Airmata darah bercampur keringat Bumi dipijak milik orang Nenek moyang kaya raya Tergadai seluruh harta benda Akibat sengketa sesama kita Cita lenyap di arus zaman Indahnya bumi kita ini Warisan berkurun lamanya Hasil mengalir ke tangan yang lain Pribumi merintih sendiri Masa depan sungguh kelam Kan lenyap peristiwa semalam Tertutup hati terkunci mati Maruah peribadi dah hilang Kini kita cuma tinggal kuasa Yang akan menentukan bangsa Bersatulah hati bersama berbakti Pulih kembali harga diri Kita sudah tiada masa Majulah dengan gagah perkasa Janganlah terlalai teruskan usaha Melayu kan gagah di Nusantara Tags: UMNO |
User: kencanaonline |
Konsultasi Pupuk Kepada Menteri Pertanian RI Beberapa Asosiasi terkait pupuk mengadakan audiensi kepada Menteri Pertanian RI mengenai masalah pupuk yang dirasakan makin menunjukkan trend kenaikan harga secara tidak rasional. Hadir antara lain Zainal Soedjais (mantan Dirut PT PUSRI)mewakili Maporina (Masyarakat Pupuk Organik), Sonson Garsoni (Ketua Asosiasi Produsen Pupuk Kecil Menengah Indonesia -APPKMI), Dirut Pupuk Kujang, Aas Asikin mewakili Asosiasi Produsen Pupuk - APPI, dll. Pada dasarnya pemikiran Menteri Pertanian RI akan masalah ancaman pada ketersediaan pupuk adalah dengan menyegerakkan penggunaan pupuk majemuk dan pupuk berbasis organik. Kekayaan sumberdaya alam dan plasma nutfah, sangat memungkinkan Indonesia mengembangkan pupuk organik dengan memanfaatkan agen hayati dalam fungsi penambat unsur hara maupun dekomposer bahan organik. Ancaman krisis ketersediaan pangan ( beras, jagung, gandum ) menjalari Philipina, Thailand, Haiti, Mesir, Indonesia dan negara berkembang lainnya tercermin dari terbatasnya stock dunia dan kenaikan harga sampai 130 persen dalam beberapa bulan terakhir. Demikian juga harga minyak bumi- sebagai sumberdaya alam tidak terbarukan ( unrenewable) mengalami kenaikan harga hingga US 118 / barel atau naik lebih dari 100 persen dalam 1 tahun terakhir. Rupanya kenaikan aneka komoditas pangan telah berimbas pada pupuk sebagai penyubur tanaman Tags: Menteri pupuk pertanian tanaman impor NPK organik majemuk tablet |
User: rockemeyan |
Kaya - Aris Ariwatan (taniah kepada dato seri Anwar Ibrahim) kaya jgn jadi kaya dgn menyamun... Tags: anwar ibrahim permatang pauh pilihanraya kecil pkr pas umno melayu |
User: Mfundamentalist |
Husam - 06 Jual Kepada Singapura Ceramah Naib Presiden Pas, Datuk Husam Musa mengenai isu-isu yang dibangkitkan oleh Tun Dr. Mahathir Mohamad Tags: Husam Mahathir Singapura Khairy Pak Lah Pas UMNO |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah (2 of 4) TAKHRIJUL HADIS Hadis "man kazaba a'laiya" dan yang semakna dengannya tentang ancaman berdusta atas Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, darjatnya MUTAWATIR. Telah diriwayatkan oleh berpuluh-puluh sahabat, sehingga dikatakan sampai dua ratus orang sahabat meriwayatkannya. Dan tidak satupun hadis mutawatir yang darjadnya lebih tinggi dari hadis "man kazaba a'laiya". [[1]] Saya (Abdul Hakim bin Amir Abdat) berpandangan: Bahawa banyaknya sahabat yang meriwayatkan hadis di atas memberikan beberapa faedah yang menunjukkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam sering menyampaikan dan mengulang-ulang sabdanya tersebut. Perhatian yang besar para sahabat dalam memelihara, dan menjaga betul-betul sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dan segala sesuatu yang disandarkan orang kepada beliau Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Sehingga mereka saling berpesan dan berwasiat dan meriwayatkannya sesama mereka. Kemudian mereka menyampaikannya kepada Tabi'in dan Tabi'in menyampaikannya kepada Atba'ut Tabi'in dan seterusnya tercatat dan terpelihara dengan baik dan rapi di dewan-dewan Imam-imam Sunnah. Sehingga sepanjang pemeriksaan saya -hampi-hampir- tidak ada satupun Imam dari Imam-imam ahli hadis melainkan meriwayatkannya di kitab-kitab hadis mereka. Dari Amirul Mukminin fil hadis Al-Imam Bukhari sampai Imam Ibnul Jauzi radiiyallahu 'anhum wa jazaahumullahu 'anil Islam khairan. Ketinggian darjatnya dalam kesahihan dan kemutawatirannya dan mencapai tingkat teratas dalam martabat hadis-hadis mutawatir. Sabda Nabi Saw: ....falyatabawaa... = hendaklah ia mengambil ertinya: Maka hendaklah ia mengambil untuk dirinya satu tempat tinggal (yakni di neraka). Dikatakan seorang mengambil tempat, (yakni) apabila ia mengambilnya sebagai tempat tinggalnya (tempat menetap atau rumahnya). Maka sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. "Hendaklah ia mengambil tempat tinggalnya di neraka". bentuk perintah yang maknanya khabar, atau bermakna mengancam, atau maknanya mengejek dan marah, atau mendoakan pelakunya yakni semoga Allah menempatkannya di neraka". [[2]] SYARAH HADIS Menurut Imam Nawawi (rahimahullahu) hadis ini meliputi beberapa faedah dan sejumlah qawaa'id, Haram meriwayatkan hadis mauduk/palsu atas orang yang telah mengetahui kemaudukannya atau berat sangkaan bahawa hadis tersebut mauduk. Maka barangsiapa yang meriwayatkan satu hadis yang ia ketahui atau berat sangkaannya bahawa hadis itu palsu dan ia tidak menjelaskan kepalsuannya, maka ia termasuk kedalam ancaman hadis di atas dan tergolong orang-orang yang berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. [[3]] Di bawah ini akan saya jelaskan lebih luas lagi: 1. MAKNA DUSTA Berkata Imam Nawawi di kitabnya Al-Azkar, halaman 326: "Ketahuilah! Sesungguhnya menurut mazhab Ahlus Sunnah bahawa dusta itu ialah: Mengkhabarkan tentang sesuatu yang berlainan (bebeza/menyalahi) keadaannya. Sama saja apakah engkau lakukan (dusta itu) dengan sengaja atau kerana kebodohanmu (tidak sengaja), akan tetapi tidak berdosa kalau kerana kebodohan (tidak sengaja) dan berdosa kalau dilakukan dengan sengaja". [[4]] Berkata Al-Hafiz Ibnu Hajar di Al-Fath (1/211): "Sesungguhnya dusta itu ialah: Mengkhabarkan tentang sesuatu yang berlainan dengan keadaannya". 2. MAKNA BERDUSTA ATAS NAMA NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Menyandarkan sesuatu kepada beliau Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam baik berupa perkataan (qaul), perbuatan (fi'il) atau taqriri (persetujuan beliau atas perbuatan atau perkataan sahabat) dan segala sesuatu yang disandarkan kepada beliau Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dengan cara berdusta atas namanya Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Sama saja, apakah masalah-masalah hukum atau targhib dan tarhib dan nasihat-nasihat atau tarikh/sejarah dan lain sebagainya. Semuanya adalah haram dan termasuk berbohong atas nama Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, sebagaimana penjelasan Imam Nawawi di atas (semoga Allah merahmatinya). Hadis atau riwayat dusta itu, Ulama kita menamakannya dengan "HADIS/RIWAYAT MAUDUK/PALSU" iaitu: "Hadis yang dibuat-buat/diada-adakan/ diciptakan orang secara dusta atas nama Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, baik dengan sengaja atau tidak sengaja". (lebih lanjut bacalah Muqaddimah Imam Muslim di kitab sahihnya). [[5]] [1] Lihat: Syarah Muslim (1/68) An-Nawawi, Fathul Bari (1/213) Ibnu Hajar. Tuhfatul Ahwaziy Syarah Tirmizi (7/418-420). [2] Al-Fath 1/211 dan Syarah Muslim 1/68. [3] Diringkas dari syarah Muslim 1/69-71 dan baca juga Al-Fath 1/210-214 & 7/310. [4] Lihat juga Syarah Muslim 1/69. [5] Muqaddimah Ibnu Shalah (hal. 47). Syarah Nukhbatul Fikr (hal. 80) Ibnu Hajar, Al Wadlu' fil Hadis (1/107), Taujihunnadazar ila Ushulil A-tsar (hal. 252) Tags: Al-Quran As-Sunnah manhaj ceramah salaf mazhab ustaz salafi rasul sunnah bid'ah negara islam |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah (3 of 4) SEBAB-SEBAB TERJADINYA PEMALSUAN HADIS A. Kaum Zindiq Berkata Hammad bin Zaid seorang Atba'ut Tabi'in besar wafat tahun 190 H. "Kaum Zindiq telah memalsukan (hadis) atas (nama) Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam sebanyak empat belas ribu hadis". Ketika Abdul Karim bin Abi "Awjaa', salah seorang zindiq ditangkap dan akan dipenggal kepalanya oleh Muhammad bin Sulaiman Al-Abbaasiy (seorang pemimpin Basrah pada zaman khilafah Al-Mahdi, pada tahun 160 lebih), maka tatkala Abdul Karim telah yakin akan dibunuh, ia berkata: "Demi Allah? Sesungguhnya aku telah memalsukan pada kamu sebanyak empat ribu hadis (palsu), aku haramkan padanya yang halal dan aku telah halalkan (perkara) yang haram". Demikian juga Muhammad bin Said Asy-Syamiy Al-Maslub (yang mati disalib kerana zindiqnya oleh Abu Ja'far Al-Manshur). Zindiq yang satu inipun telah memalsukan hadis sebanyak empat ribu hadis. Telah berkata Imam Nasa'i di akhir kitabnya " Adl-Dlua'afa' wal Matrukiin" (halaman 310): "Para pendusta yang terkenal telah memalsukan hadis Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, ada empat orang: Ibnu Abi Yahya di Madinah, Al-Waqidiy di Baghdad, Muqotil bin Sulaiman di Al-Khurasan dan Muhammad bin Said di Syam yang terkenal dengan (sebutan) Al-Mashlub (orang yang mati di salib)." B. Satu Kaum yang memalsukan Hadis kerana mengikuti hawa nafsu. Berkata Abdullah bin Yazid Al-Muqriy (seorang Atba'ut Tabi'in besar gurunya Imam Malik, wafat tahun 148 H), Sesungguhnya ada seorang laki-laki dari ahli bid'ah (yang dimaksud bid'ah aqidah) yang telah ruju' (kembali sadar) dari bid'ahnya, ia berkata: "Perhatikanlah hadis itu dari siapa kamu mengambilnya ! Kerana sesunggunya kami dahulu apabila berpendapat dengan satu pendapat, maka kami jadikan ia (pendapat kami itu) sebagai satu hadis (yakni kami palsukan mejadi hadis)". Berkata Abdullah bin Lahai'ah (wafat tahun 174H): "Aku telah mendengar seorang syeikh dari Khawarij yang telah taubat dan ruju', ia berkata: "Sesungguhnya hadis-hadis ini adalah Agama, maka perhatikanlah dari siapa kamu mengambil Agama kamu.! Kerana sesungguhnya kami dahulu apabila condong kepada satu urusan (maksudnya faham yang setuju dengan bid'ahnya) niscaya kami jadikan ia sebagai satu hadis (kami palsukan menjadi hadis)". Berkata Hammad bin Salamah (Atba'ut Tabi'in wafat 167 H): "Telah mengkhabarkan kepadaku seorang syeikh dari Rafidhah (Syi'ah), sesungguhnya mereka berkumpul (sepakat) untuk memalsukan hadis-hadis" C. Satu kaum yang memalsukan hadis-hadis untuk tujuan yang baik menurut persangkaan mereka. Mereka buat hadis-hadis palsu tentang targhib dan tarhib dan nasihat-nasihat dan lain-lain. Mereka tidak merasa keberatan bahkan membolehkan dengan mengharap ganjaran dari Allah Jalla Jalaa Luhu .!? Kemudian mereka berkata. Kami tidak berdusta untuk merosak (nama atau Syari'at) Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam tetapi untuk kebaikan beliau Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam..!? Hujjah mereka di atas menurut Ibnu Katsir menunjukkan sempurnanya kebodohan mereka, sedikitnnya akal mereka, banyaknya dosa dan kebohongan mereka, kerana Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam tidak perlu kepada orang lain untuk kesempurnaan syariat dan keutamaannya. Mereka itu kaum yang menyandarkan diri mereka kepada zuhud dan sufi. D. Qash-shaas (Tukang-tukang cerita) Mereka yang memalsukan hadis-hadis dalam cerita-cerita mereka, untuk mencari wang dan supaya orang-orang awam (umum) takjub (terkesima). E. Satu kaum yang membolehkan memalsukan hadis untuk setiap perkataan yang baik. F. Satu kaum yang memalsukan hadis untuk kepuasan hawa nafsu para penguasa dan mendekatkan diri kepada mereka. G. Satu kaum yang memalsukan hadis pada waktu-waktu yang diperlukan. Seperti untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, membela faham/pendapat, mencela atau marah kepada seseorang dan lain sebagainya. [Baca: Al-Madkhal (halaman 51-59) Imam Hakim. Adl-Dlua'afaa' 91/62-66 & 85) Ibnu Hibban. Al-Maudukat (1/37-47) Ibnul Jauzi. Maj'mu Fatawa (18/46) Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah. Ikhtisar Ibnu Katsir (halaman 78-88). Syarah Nukhbatul Fikr (halaman 84-85). Mizanul I'tidal (2/644) Az-Zahabi Tags: akidah manhaj hadis hadith salaf salafi sunnah bid'ah sufi maza tarikat |
User: wakchanglun |
Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah (4 of 4) PERKATAAN/LAFAZ-LAFAZ/YANG MEREKA GUNAKAN Para pendusta itu dalam memalsukan hadis menggunakan beberapa perkataan, di antaranya: · Mereka susun perkataan sendiri, lalu mereka sandarkan kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. · Atau mereka ambil perkataan-perkataan ahli hikmah, orang-orang soleh, atau cerita-cerita Israiliyat dan lain-lain. · Atau Hadis yang dhaif sanadnya, kemudian mereka susun dan hiasi (yakni mereka palsukan) menjadi sahih sanadnya. [Baca: Mukaddimah Ibnu Shalah (halaman 47), Syarah Nuhbatul Fikr (halaman 83) Ibnu Hajar]. 6. CIRI-CIRI/TANDA-TANDA HADIS MAUDUK Di antara tanda-tanda bahawa hadis itu mauduk/palsu, ialah: · Pengakuan dari pemalsu itu sendiri, seperti beberapa contoh di atas (baca juga Al-Madkhal (hal. 53) Imam Hakim). · Terdapat keganjilan dan rosak maknanya. · Bertentangan dengan apa yang telah tsabit dari Al-Kitab dan As-Sunnah, dll. [Baca: Ikhtisar Ibnu Katsir dengan syarah Syeikh Ahmad Syakir (halaman 78) dan masalah ini telah dibahas dengan luas oleh Imam Ibnul Qoyim di kitabnya 'Al-Manaarul Munif Fish Sahih Wadhaif] Tidaklah mudah untuk mengetahui hadis itu mauduk, dan bukan sembarang orang yang dapat menentukannya, kecuali Imam ahli Hadis dan ulama yang mahir dan luas pengetahuannya tentang Sunnah. Memiliki kemampuan yang khusus tentang Sunnah/Hadis, Jarh dan Ta'dil serta Tarikh Rawi dan lainnya yang berhubungan dengan Ilmu Hadis yang mulia. Adapun mereka yang tidak punya ilmu hadis yang mulia ini (As-Sunnah/Hadis), mereka hanya mendhaifkan atau menentukan hadis mauduk kerana hawa nafsu dan ra'yu-ra'yu mereka yang bathil dan menyalahi Al-Kitab dan As-Sunnah, mereka yang sehari-hari menggugat Sunnah yang sahih, maka mereka yang zalim, penentang-penentang sunnah sahihah ini, sama sekali perkataannya tidak boleh didengar dan wajib ditentang dan dibuka kelemahan mereka dan memberikan penjelasan kepada umat akan tipu daya mereka yang sangat berbahaya. PEMELIHARAAN TERHADAP HADIS/SUNNAH Meskipun hadis-hadis itu telah banyak dipalsukan orang dan tidak sedikit hadis-hadis sahih didustakan, ditolak dan digugat, tetapi Allah Azaa wa Jalla tetap memelihara dan menjaganya, kerana Ia telah berfirman: "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan peringatan ini (Al-Qur'an), dan sesungguhnya Kamilah yang akan menjaganya". (Al-Hijr: 9). Sewaktu Abdullah bin Mubarak (seorang Imam Mujahid besar dari Thabaqah Atba'ut Tabi'in, wafat tahun 181 H) ditanya tentang hadis-hadis mauduk beliau menjawab bahawa nanti akan hidup orang-orang yang ahli dalam hadis yang akan membela (menjaga dan mempertahankannya), kemudian beliau membaca firman Allah di atas. Pemeliharaan terhadap Hadis/Sunnah itu dimulai dari Thabaqah pertama, iaitu para Shahabat Radliyallahu 'Anhum. Thabaqah kedua dan ketiga iaitu: Tabi'in dan Atba'ut Tabi'in, kemudian datang Thabaqah keempat dan seterusnya. Maka bangkitlah Imam-imam Sunnah yang telah menyediakan hidup dan umur mereka untuk membela Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, Mereka itulah Salafus Soleh dan Tha'ifah Manshurah yang selalu akan ada dalam umat ini. Jazaakumullahu 'Anil Islam Khairan. Tags: islam salaf salafi rasul tahlil sunnah bid'ah nik pas aziz negara umno |